NOMMENSEN—PIONIR…

NOMMENSEN—PIONIR…

Pengantar

Ketika saya meneliti berbagai buku dan majalah Belanda yang kuno, saya menemukan nama Bpk. Nommensen dan pekerjaan besar yang dilakukan beliau diantara orang-orang Batak di Sumatra Tengah. Waktu membaca ceritanya saya mulai merasa bahwa di sini ada sesuatu yang seharusnya dibukakan kepada masyarakat Kristen. Sepanjang ingatan saya, saya tidak pernah melihat sesuatu dalam bahasa Inggris mengenai pekerjaan
ini dan bagi saya kelihatannya cerita ini seharusnya disebar-luaskan. Gereja adalah satu sepanjang masa. Kemenangan-kemenangan dan kekalahan-kekalahan dari orang-orang percaya masa lalu adalah milik kita juga.

Para martir adalah kemuliaan bagi semua gereja Yesus Kristus dan adalah baik bagi kita untuk selalu mengingat orang-orang seperti Lyman dan Munson yang ‘setia sampai mati’ dan ‘kematian setiap hari’ dari Bpk. Nommensen, selama beliau hidup berkorban diantara rakyat Batak.

Saat saya belajar mengenal dan mengasihi Bpk. Nommensen dan melihat bagaimana Tuhan mengambil orang dengan karunia-karunia biasa dan dari kesempatan-kesempatan yang sedikit untuk mengerjakan pekerjaan yang besar, harapan tumbuh dalam hati saya bahwa beberapa pemuda dan pemudi yang membaca cerita ini akan digerakkan untuk menyerahkan kehidupan mereka kepada Kristus, bahwa Ia akan melakukan pekerjaan besar melalui mereka juga. Kesempatan yang diberikan kepada Bpk. Nommensen
masih ditawarkan kepada pemuda dan pemudi yang berpikiran seperti beliau
pada masa kini.

Masih ada suku-suku dan negara-negara dari berbagai bagian dunia ini yang belum terjangkau seperti suku Batak dahulu. Ada lebih banyak orang yang belum terinjili sekarang daripada dulu. Lebih daripada itu Kuasa Kristus masih sama dan Dia yang memampukan Bpk. Nommensen dalam pekerjaannya akan memampukan pula setiap orang yang bersedia untuk menyerahkan seluruhnya bagi Dia. Bahkan jika satu orang akan mendengar panggilanNya melalui cerita kecil ini, tujuan penulisan buku ini sudah akan terpenuhi. (Author: Nellie De Waard; 1962) Horas & Selamat Membaca, smn—SM Nainggolan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: